Pengertian PLC Beserta Penerapannya

Di era modern ini dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih banyak produksi di bidang industri yang menggunakan sistem otomatisasi dengan PLC. Anda yang pernah mendengar tentang istilah ini mungkin bertanya-tanya apa sebenarnya pengertian PLC dan penerapannya dalam bidang industri seperti yang dimaksudkan.

Untuk mencoba sistem otomatisasi, diperlukan komponen-komponen krusial lainnya dan salah satu di antaranya adalah PLC ini. Adanya PLC atau Programmable Logic Controller membuat proses produksi menjadi cepat dan pastinya lebih ringan bagi para pekerja.

Apa yang Dimaksud dengan PLC?

Programmable Logic Controller didefinisikan sebagai ‘otak’ pada sebuah sistem otomatisasi. Karena ini merupakan sebuah program khusus yang memang didesain untuk mengatur sejumlah aktivitas produksi. Cara kerja dari PLC memang sangat rumit. Namun, secara sederhananya sistem ini memproses informasi yang didapat dari perangkat input dan menampilkan hasilnya melalui perangkat output.

PLC juga telah diterapkan di semua segmen industri mulai dari bidang otomotif, pengolahan makanan, pabrik kimia, sampai pada pembangkit listrik. Hal ini dikarenakan kegunaannya yang tak bisa dibilang sedikit seperti melakukan kontrol kecepatan running belt, pengecekan hasil produksi, sampai pada mendeteksi anomali yang tidak semestinya.

Bagaimana Penerapan PLC Dalam Industri?

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa penerapan PLC dalam berbagai industri sudah sangat luas. Berikut penjelasan lengkapnya!

Penerapan PLC Untuk Industri Kertas

Dalam industri kertas, PLC mampu mengontrol mulai dari operasional blending dari bahan pembuatan kertas. Kemudian melakukan kontrol dalam sistem persiapan stok sampai mengendalikan proses dalam membuat bubur kertas itu sendiri.

Penerapan PLC Untuk Industri Otomotif

Sementara itu pada industri otomotif sendiri penerapan PLC dapat dimulai dari monitoring mesin produksi. Di mana sistem nantinya akan memonitor peletakan komponen sampai mendeteksi mana saja komponen yang tidak layak atau cacat. Kemudian juga melakukan pengujian terhadap produksi komponen, quality checking dan lain-lain.

Penerapan PLC Untuk Industri Karet

Programmable Logic Controller juga dapat diterapkan pada industri karet salah satunya dalam produksi ban karet yang sangat populer. Tentu saja sistem nantinya akan mengontrol semua proses yang dilakukan dari awal hingga akhir yaitu sampai menjadi ban yang sampai ke tangan masyarakat dan digunakan secara luas di berbagai kendaraan.

Ada banyak hal yang akan dikontrol oleh sistem mulai dari pencetakan pola, membentuk ukuran ban yang sesuai, pengetesan durabilitas hingga cetakan timbul pada ban tersebut. Jadi, penerapan PLC memang tidak main-main dan banyak sekali kegunaannya yang dapat membantu para pekerja di industri yang bersangkutan.

Jadi, kini Anda sudah paham bukan tentang pengertian PLC beserta penerapannya yang sangat berpengaruh dan menjadikan segala produksi barang jadi lebih cepat. Kecanggihan teknologi memang telah berkembang dengan begitu pesat demi memudahkan segalanya. Namun jika Anda membutuhkan bantuan dalam pembuatan program PLC Anda dapat menghubungi ratech nusantara.

Jenis-jenis Control Panel Hosting

Jenis-jenis control panel hosting terdiri atas beberapa jenis yang mana setiap jenisnya memiliki fitur dan antarmuka yang berbeda-beda, tergantung pada penyedia layanan hosting dan kebutuhan pengguna.

Namun, setiap jenis memiliki tujuan yang sama yaitu untuk memudahkan pengguna dalam mengelola layanan hosting mereka.

Panel control hosting sendiri adalah antarmuka web yang digunakan untuk mengelola layanan hosting di server. Dengan panel control hosting memungkinkan pengguna untuk mengelola situs web mereka, seperti membuat dan mengelola email, mengelola database, dan lain sebagainya.

Selain itu, panel control hosting juga memungkinkan pengguna untuk menginstal perangkat lunak dan aplikasi dengan mudah melalui antarmuka web. Karena panel control hosting adalah alat yang sangat penting bagi pengguna layanan hosting, berikut ini adalah beberapa manfaat dari panel control hosting:

Manfaat Control Panel Hosting

  1. Mengelola situs web

Menggunakan panel control hosting memungkinkan pengguna untuk mengelola situs web mereka secara efektif. Terdapat beberapa hal yang dapat pengguna lakukan dengan panel control hosting, yaitu membuat dan mengelola email, database, dan mengunggah dan mengunduh file. 

  1. Memudahkan manajemen hosting

Kemudian, panel control hosting memungkinkan pengguna untuk mengelola berbagai fitur hosting melalui antarmuka web yang mudah untuk digunakan. Dengan panel control hosting pengguna dapat memeriksa penggunaan ruang disk, bandwith, dan memonitor statistik web.

  1. Meningkatkan keamanan

Selain mengelola situs web dan memudahkan manajemen, panel control hosting juga dapat memungkinkan pengguna untuk mengelola pengaturan keamanan situs web mereka. Pengguna dapat mengelola akses FTP, mengelola kredensial login dan sandi, dan memperbarui perangkat lunak kemanan.

  1. Mempercepat proses instalasi

Dengan panel control hosting juga memungkinkan pengguna untuk menginstal perangkat lunak dan aplikasi penting dengan mudah melalui web antarmuka web. Pengguna dapat memilih dan menginstal CMS (sistem manajemen konten), forum, e-commerce, dan aplikasi lainnya dengan mudah.

  1. Meningkatkan produktivitas

Terakhir, panel control hosting dapat meningkatkan produktivitas pengguna dengan mengotomatisasikan beberapa tugas, seperti membuat dan mengelola email, membuat dan mengelola database, dan memperbarui perangkat lunak hosting secara otomatis.

Berdasarkan beberapa manfaat di atas, hal ini berarti panel control hosting memungkinkan pengguna untuk mengelola dan memantau layanan hosting mereka dengan mudah dan efektif, meningkatkan keamanan, dan mempercepat proses penganturan dan instalasi.

Jenis-jenis Control Panel Hosting

Jenis-jenis panel control hosting, adalah sebagai berikut:

  1. cPanel

cPanel adalah panel control hosting yang paling populer untuk digunakan di berbagai belahan dunia. cPanel berguna untuk mengelola website, database, email, dan fitur-fitur lainnya yang terkait dengan hosting website.

  1. Plesk

Plesk adalah panel control hosting lain yang juga banyak digunakan terutama pada server Windows. Panel control ini dapat berguna untuk mengelola website, database, email, dan fitur-fitur lainnya terkait dengan hosting website.

  1. DirectAdmin

Selain cPanel dan Plesk, DirectAdmin juga merupakan panel control hosting yang umum digunakan. DirectAdmin menarkan fitur yang serupa dengan cPanel dan Plesk, seperti pengelolaan website, database, email, dan lain-lain.

  1. ISPConfig

ISPConfig adalah panel control hosting open source yang populer digunakan untuk mengelola server hosting. Panel control ini dapat digunakan untuk mengelola website, database, email, dan fitur-fitur.

  1. Webmin

Webmin adalah panel control hosting open source yang banyak digunakan pada server Linux. Panel control ini berguna untuk mengelola server hosting, termasuk konfigurasi jaringan, manajemen paket, dan pengeloaan sistem.

Demikianlah jenis-jenis panel control hosting yang sering digunakan dalam layanan hosting. Setiap panel control hosting memiliki fitur dan kelebihan yang berbeda-beda tergantung pada kebutuhan dan preferensi pengguna.

Pemilihan panel control hosting yang tepat dapat membantu meningkatkan efisiensi dan kemudahan penggunaan pada layanan hosting Anda. Berikut ini adalah jasa program panel control yang tepat yang bisa menjadi solusi kamu yang ingin menggunakan panel control hosting https://jasaprogramplc.com/.

5 Jenis Bahasa Program PLC

Bahasa program PLC adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengendalikan sistem kontrol otomatis pada industri. Berbeda hal bahasa program PLC ini dengan bahasa pemrograman umum seperti C, Java, atau Python karena bahasa pemrograman PLC dirancang khusus untuk digunakan pada sistem kontrol otomatis. Bahasa program PLC yang digunakan biasanya terdiri dari beberapa simbol elektrik seperti kontak, relay, timer, counter, dan lain-lain. Jasa Pemrograman PLC

Pemrogram PLC menggunakan bahasa program PLC untuk membuat program yang dapat memonitor dan mengendalikan berbagai mesin dan proses dalam industri. Dengan menggunakan bahasa pemrograman PLC, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi biaya produksi. Oleh karena itu, wajib kita mengetahui bahasa pemrogman PLC. Berikut 5 bahasa pemrograman PLC:

5 Bahasa Program PLC

Pilihan bahasa pemrograman tergantung pada kebutuhan aplikasi dan kemampuan programmer PLC. Karena setiap bahasa program PLC memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, sebagai berikut:

Bahasa Program Ladder Logic (LL)

Ladder Logic (LL) adalah bahasa program grafis yang paling umum digunakan dalam PLC. LL digunakan untuk membuat program dengan simbol-simbol elektrik seperti kontak, relay, timer, counter, dan lain-lain.

Kelebihan:

  • Mudah dipahami karena menggunakan simbol-simbol elektrik yang mirip dengan rangkaian listrik.
  • Cocok untuk penggunaan di industri yang menggunakan mesin-mesin dengan kontrol sederhana.
  • Mudah diterapkan dan dimodifikasi oleh pemula karena tidak memerlukan pengetahuan pemrograman yang mendalam.

Kekurangan:

  • Sulit untuk membuat program yang kompleks.
  • Sulit untuk men-debug program karena banyak jalur yang mungkin tidak terhubung dengan benar.

Bahasa Program Function Block Diagram (FBD)

FBD adalah bahasa program grafis yang memungkinkan pengguna membuat blok fungsi yang dapat dihubungkan satu sama lain. FBD memungkinkan program PLC dibuat dengan lebih efisien dan mudah dimengerti.

Kelebihan:

  • Mudah dibaca dan dimengerti karena menggunakan diagram blok fungsi yang terhubung satu sama lain.
  • Cocok untuk mengembangkan program yang lebih kompleks.

Kekurangan:

  • Sulit untuk membuat program yang sangat besar.
  • Sulit untuk melakukan debugging jika terdapat kesalahan pada diagram blok.

Structured Text (ST)

Adalah bahasa program yang menggunakan sintaks seperti bahasa pemrograman C atau Pascal. ST memungkinkan programmer untuk menulis program yang lebih kompleks dan efisien.

Kelebihan:

  • Fleksibel dan memungkinkan programmer untuk menulis program yang kompleks.
  • Cocok untuk mengembangkan program yang memerlukan logika yang kompleks.

Kekurangan:

  • Sulit dipahami oleh pemula karena menggunakan sintaks seperti bahasa pemrograman Pascal atau C.
  • Lebih rumit dibandingkan bahasa pemrograman lainnya.

Sequential Function Chart (SFC)

Adalah bahasa program grafis yang digunakan untuk menggambarkan urutan proses dan keadaan sistem. SFC digunakan untuk membuat program yang kompleks dengan beberapa tahapan.

Kelebihan:

  • Memungkinkan programmer untuk memvisualisasikan urutan proses dalam program.
  • Memungkinkan pengembangan program yang kompleks dan memerlukan kontrol berulang.

Kekurangan:

  • Sulit untuk membuat program yang lebih sederhana.
  • Sulit untuk melakukan debugging program.

Instruction List (IL)

Adalah bahasa program yang menggunakan perintah-perintah pemrograman yang ditemukan pada bahasa assembly. IL digunakan oleh programmer yang memahami pemrograman assembly.

Kelebihan:

  • Lebih cepat dan efisien dalam menjalankan program karena menggunakan perintah-perintah dasar seperti bahasa assembly.
  • Cocok untuk programmer yang memahami bahasa assembly.

Kekurangan:

  • Sulit dipahami dan diinterpretasikan oleh pemula karena menggunakan sintaks assembly.
  • Lebih rumit dibandingkan bahasa pemrograman lainnya.

Demikian artikel tentang bahasa pemrograman PLC. Dapat disimpulkan bahwa setiap bahasa pemrograman PLC memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Pilihan bahasa tergantung pada kebutuhan aplikasi dan kemampuan programmer PLC. Bagi programmer PLC yang memahami semua jenis bahasa akan lebih fleksibel dalam mengembangkan program untuk aplikasi yang berbeda. Namun, programmer PLC sering menggunakan Ladder Logic karena mudah dipahami dan memiliki banyak simbol yang umum digunakan dalam pengontrolan industri. Ratech Nusantara bisa menjadi pilihan untuk memrogramkan PLC perusahaan kamu. Jangan khawatir kalo kamu belum mempunyai PLC, Ratech Nusantara dapat membuatnya. Jika kamu tertarik, bisa hubungi https://api.whatsapp.com/send/?phone=6281808022435&text&type=phone_number&app_absent=0

Jasa Pemrograman PLC

Apa sih itu Jasa Program PLC? Jasa pemrograman PLC atau Jasa Program PLC adalah layanan yang menyediakan program untuk mengontrol proses produksi atau sistem otomatisasi lainnya dengan menggunakan PLC.

PLC atau Programmable Logic Controller sendiri ialah komputer miniatur yang digunakan dalam proses manufaktur dan kontrol otomatis, dengan kemampuan mengontrol mesin dan proses yang berbeda secara otomatis. PLC termasuk perangkat lunak dan keras yang terdiri dari CPU, memori, dan input/output. Program ini digunakan untuk mengontrol berbagai macam proses produksi, seperti pengaturan suhu, kelembaban, tekanan, dan lainnya.

jasa pemrograman plc

Jasa pemrograman PLC memiliki peran penting untuk memastikan operasi yang tepat. Serta efisien dari proses produksi yang dapat meningkatkan kualitas produk dan mengurangi waktu produksi. Jasa program PLC ini dapat membantu perusahaan untuk mengurangi biaya operasional dan mempercepat waktu produksi. Dengan PLC, perusahaan dapat mengotomatisasi proses produksi mereka, mengurangi kebutuhan SDM, dan meminimalisir risiko kesalahan manusia dalam pengoperasian mesin. Hal ini dapat menghasilkan efisiensi yang signifikan dan meningkatkan produktivitas.

Selain itu, jasa program PLC juga dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan kontrol atas proses produksi mereka. Dengan mengontrol proses produksi secara otomatis, perusahaan dapat memastikan bahwa produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang sama.

Namun, tidak semua perusahaan memiliki keahlian dalam pemrograman PLC. Oleh karena itu, menggunakan jasa pemrograman PLC dari perusahaan yang berpengalaman dan terampil dapat membantu perusahaan untuk menghemat waktu dan uang. Selain untuk menghemat uang dan waktu, apa saja keuntungan yang di dapat menggunakan program PLC? Yuk simak!

Pentingnya Menggunakan Pemrograman PLC

PLC dapat membantu perusahaan untuk memantau dan menganalisis data produksi, yang dapat membantu perusahaan untuk mengambil keputusan bisnis yang lebih baik. Oleh karena itu, pentingnya menggunakan jasa program PLC. Berikut beberapa keuntungan penggunaan PLC untuk perusahaan antara lain:

  1. Mengoptimalkan produksi: Dengan menggunakan PLC, proses produksi dapat dioptimalkan dan diatur sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi waktu siklus produksi.
  2. Meningkatkan kualitas produk: PLC memungkinkan pengendalian proses produksi secara akurat dan konsisten, sehingga dapat meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.
  3. Mengurangi biaya produksi: Dengan kontrol yang efektif atas proses produksi, PLC dapat membantu perusahaan untuk mengurangi biaya produksi. Contohnya dengan mengoptimalkan penggunaan energi atau mengurangi jumlah limbah.
  4. Meningkatkan keamanan: PLC juga dapat digunakan untuk mengontrol sistem keselamatan dan memastikan bahwa peralatan produksi berjalan dengan aman.
  5. Memudahkan perawatan peralatan: Dengan PLC, perusahaan dapat memonitor kondisi peralatan produksi secara real-time dan melakukan perawatan atau perbaikan pada saat yang tepat. Hal ini dapat mengurangi waktu henti produksi dan meningkatkan masa pakai peralatan.

Ternyata penggunaan PLC sangat penting bagi perusahaan karena dapat membantu meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, keamanan, dan mengurangi biaya produksi serta memudahkan perawatan peralatan.

Kesimpulannya, jasa pemrograman PLC adalah layanan yang sangat penting bagi perusahaan yang ingin mengotomatisasi proses produksi mereka. Dengan menggunakan jasa ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi produksi mereka, mengurangi biaya operasional, meningkatkan produksi dan kualitas produk mereka.

Oleh karena itu, perusahaan harus menggunakan jasa dari perusahaan yang terpercaya dan terampil untuk membantu mereka mencapai tujuan bisnis mereka. Ratech Nusantara bisa menjadi referensi untuk Anda yang ingin menggunakan jasa program PLC ini. Tentu, Ratech Nusantara ini dapat dipercaya untuk membantu Anda, baik dari pemrograman ataupun pembuatan alat manufaktur untuk perusahaan Anda. Berikut link nya www.ratechnusantara.co.id.

Baca juga : 5 Tips Memilih Jasa Automasi Terbaik Sesuai Kebutuhan Anda

Pelajari Lebih Dalam Mengenai Fungsi PLC

Mungkin tak sedikit dari Anda yang pernah mendengar kata PLC tapi tak memahami sama sekali fungsi PLC dan definisi dari istilah tersebut. PLC sendiri merupakan singkatan dari Programmable Logic Controller. Ini memiliki arti sebagai program pada perangkat elektronik yang dipakai untuk mengontrol atau mengoperasikan mesin tertentu.

Biasanya PLC sangat bermanfaat terutama dalam bidang industri yang menjadikan pekerjaan menjadi lebih mudah. Cara kerjanya pun bisa dibilang cukup rumit dan ada beberapa fungsinya yang wajib diketahui apabila Anda merasa penasaran dengan cara kerja dari PLC ini.

Apa Saja Fungsi Dari PLC?

Jika merujuk pada banyak hal, kegunaan atau fungsi dari PLC tentu saja bisa dibilang tak terbatas alias ada banyak sekali macamnya. Namun, ketika dipraktekkan sebenarnya ada beberapa fungsi yang paling penting dan telah terbagi menjadi dua kategori yakni fungsi khusus serta fungsi umum.

Fungsi Khusus PLC

Programmable Logic Controller mempunyai sejumlah fungsi khusus. Di antaranya mempunyai peran dalam memberi masukan atau input terhadap CNC alias Computerized Numerical Control. CNC sendiri jika dibandingkan dengan PLC tentu saja tingkat ketelitiannya bisa dibilang sangat tinggi. Sehingga tak heran apabila kebanyakan CNC digunakan dalam proses finishing, moulding dan lain-lain.

Adapun fungsi khusus dari PLC yang lainnya juga ada banyak sekali mulai dari sebagai relay logic, kontrol PID, membuat pembanding. Juga berfungsi sebagai pengunci, pencacah, penambah hingga pengurang, operasi BCD, membuat manipulasi data sampai pengatur waktu dan sejenisnya.

Fungsi Umum PLC

Selain fungsi khusus, ada pula fungsi umum dari Programmable Logic Controller. Serta fungsi umum ini dibagi lagi menjadi dua kategori yaitu monitoring plant serta kontrol sekuensial. Namun, apa yang dimaksud dengan monitoring plant serta kontrol sekuensial ini?

Monitoring plant sendiri menjadikan PLC dapat memonitor atau mengawasi sistem kemudian menampilkannya kepada pihak operator. Monitoring plant juga berhak mengambil suatu tindakan yang memang betul-betul dibutuhkan apabila terjadi masalah dengan proses kontrolnya.

Kemudian tak hanya monitoring plant saja, karena ada pula kategori kontrol sekuensial sebagai fungsi umumnya di mana ini dapat berarti sebagai penjagaan atau langkah agar kontrol sekuensial ini dapat dijalankan sesuai dengan urutannya.

Biasanya dalam kontrol sekuensial ini proses input yang terjadi terbentuk dalam sinyal biner. Nah, sinyal biner tersebut nantinya juga akan dikelola lagi sehingga bisa menjadi sebuah output. Karena fungsinya yang sangat rumit, tentu Anda membutuhkan banyak sekali informasi yang lebih dalam terkait dengan PLC ini agar tidak salah ketika melakukan pengoperasian.

Era modern ini PLC dalam dunia industri sangatlah dibutuhkan. Adanya informasi mengenai fungsi PLC di atas kemungkinan dapat bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui Programmable Logic Controller. Namun jika Anda memerlukan konsultan dalam perakitan program PLC Anda dapat menghubungi ratech nusantara.

Digital Farming Adalah Berikut Manfaatnya

Menurut para ahli Jepang pada tahun 2030 peristiwa kekurangan air akan terjadi. Dikutip dari JapanGov Website “There are various growing concerns over agricultural sustainability, including forecasted water shortages by 2030.” Berdasarkan issue yang ada akhirnya Jepang membuat satu teknologi baru dengan teknologi IoT dan AI yaitu digital farming. Teknologi digital ini dapat mengimprovisasikan setiap produksi dengan memakai air secukupnya dan Jepang berharap dengan adanya teknologi ini dapat menghadapi issue kan akan terjadi. Lalu apa sih digital farming itu sendiri? Apa kelebihannya? Dan negara mana saja yang sudah menggunakan teknologi ini? Yuk simak penjelasannya.

Pengertian Digital Farming?

Digital Farming adalah praktik penggunaan teknologi digital dan internet dalam kegiatan pertanian, seperti pengumpulan dan analisis data, penggunaan sensor dan drone, dan penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

Digital farming ini dapat membantu petani untuk memantau tanaman mereka secara real-time, dengan menggunakan sensor yang terpasang pada tanah atau pada tanaman. Data yang dikumpulkan oleh sensor dapat memberikan informasi tentang kondisi tanah, kandungan air, suhu, dan nutrisi yang diperlukan oleh tanaman. Hasil datanya dapat dianalisis untuk membantu petani membuat keputusan yang lebih baik dalam mengelola tanaman mereka, seperti memilih waktu yang tepat untuk menyiram, memberi pupuk, atau memanen.

Drone Digital Farming
Sumber : ekon.go.id

Selain itu, teknologi digital juga memungkinkan petani untuk menggunakan drone untuk memonitor tanaman mereka dari udara. Drone yang dilengkapi dengan sensor, dapat memetakan lahan pertanian dan memberikan informasi tentang kondisi tanah. Serta tanaman secara lebih cepat dan efisien daripada metode tradisional. Data yang diperoleh dari drone dapat membantu petani mengidentifikasi masalah. Seperti kekurangan air, serangan hama, dan penyakit pada tanaman, sehingga mereka dapat segera mengambil tindakan yang diperlukan.

Keuntungan Menerapakan Teknologi Pertanian 4.0

Salah satu keuntungan dari digital farming adalah meningkatkan efisiensi produksi pertanian. Dengan menggunakan teknologi digital, petani dapat memperoleh data dan informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan yang lebih baik dan lebih cepat dalam mengelola tanaman mereka. Hal ini dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman, serta mengurangi biaya produksi.

Selain itu, digital farming juga dapat membantu mengurangi dampak lingkungan dari produksi pertanian. Dengan menggunakan teknologi digital, petani dapat mengurangi penggunaan pestisida dan pupuk yang berlebihan, dan mengoptimalkan penggunaan air untuk irigasi. Hal ini dapat membantu mengurangi polusi tanah dan air, serta memperbaiki kualitas lingkungan.

Berikut beberapa keuntungan menggunakan teknologi digital farming:

a. Komunikasi yang efektif

b. Pemantauan yang efektif

c. Dokumentasi yang lebih baik

d. Keputusan yang lebih informatif dan tepat

e. Hemat waktu dan uang

Negara yang Menerapkan Teknologi Pertanian 4.0

Menurut Doctor of Computer Science, berikut negara yang sudah menerapkan teknologi pertanian 4.0:

  1. Amerika Serikat
  2. Israel
  3. Belanda
  4. China
  5. India
  6. Korea Selatan
  7. Taiwan

Sebenarnya masih banyak lagi negara yang sudah mulai menerapkan teknologi pertanian, salah satunya Indonesia. Indonesia sudah memulai mengimplementasikan teknologi pertanian 4.0 yang erfokus pada industri makanan dan minuman, tekstil dan busana, industri kimia, transportasi, dan elektronika.

Dengan adanya konsep Smart Digital Farming 4.0 dapat memberikan jalan keluar bagi petani Indonesia dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Caranya dengan menggunakan alat sensor dan aplikasi yang mampu memberikan informasi kepada petani untuk meningkatkan produksi pertanian, termasuk mengurangi pemakaian pupuk dan air. Oleh karena itu, adanya aplikasi mobile berbasis teknologi pertanian ini untuk membantu mencatat sistem bertani, memilih pedoman budidaya, serta penanganan dan pengolahan pertanian yang baik. Dapat meningkatkan efisiensi pertanian dengan lebih mudah dan hemat namun menghasilkan panen secara maksimal. Selain itu, teknologi inidapat membantu petani agar mudah mendapatkan akses mitra dan pasar yang tepat.***

Baca juga : https://jasaprogramplc.com/5-alasan-perusahaan-harus-membuat-mesin-automasi/

Apa itu IOT dan Konsep IOT?

Sebagian pertanyaan sering muncul, yakni apa itu IOT dan Konsep IOT?. Diketahui Internet of Things (IoT) kian populer belakangan ini dan teknologi berbasis jaringan internet ini merupakan pendukung utama dalam digitalisasi industri pada era modernisasi seperti sekarang.

Pertanyaan apa itu IOT dan konsep IOT merupakan basic untuk mengerti teknologi satu ini. Memahami definisi dari IoT dan konsepnya, memberikan gambaran umum tentang IoT.

Berikut kami paparkan apa itu IOT dan konsep IOT, silahkan simak sampai tuntas ya!

Mengenal IOT, apa itu IOT dan konsep IOT?

Industri 4.0 mengantarkan industri memasuki babak baru. Babak baru ini adalah tentang digitalisasi pada semua aspek industri.

Digitalisasi industri mengantarkan industri pada era yang lebih canggih dalam teknologi pengolahan produk dan data.

Internet of Things atau IoT adalah jawaban yang tepat untuk digitalisasi tersebut. Berbasis jaringan, IoT mampu membantu industri dalam menjalankan produksi dan pengolahan data.

Apa itu IOT?

Internet of things (IOT) secara sederhana merupakan sebuah sistem yang mengandalkan internet atau jaringan untuk menghubungkan antara benda yang satu dengan yang lainnya (things).

Dengan adanya jaringan, benda yang satu dengan lainnya dapat melakukan komunikasi. Komunikasi ini dapat berbentuk berupa pengumpulan dan berbagi data, bahkan melakukan analisis terhadap data tersebut.

Data merupakan hal yang penting pada semua bidang bisnis. Data adalah dasar dalam mengambil keputusan bisnis. IoT mempermudah pelaku usaha untuk menimbang, menganalisis hingga mengeksekusi hasil dari analisis data tersebut.

Canggihnya lagi, teknologi IoT ini dapat bekerja mandiri tanpa kendali manusia. Hanya dengan komunikasi antar device yang sudah disisipi software dan sensor, maka algoritma dalam sistem akan berjalan dengan sendirinya.

Konsep IOT

Konsep dari internet of things atau IOT adalah pengumpulan dan transmisi data, bahkan hingga komputasi data.

Berikut unsur-unsur yang terlibat dalam IOT:

  • Perangkat

Perangkat disini merujuk pada alat yang akan dianalisis. Bagian perangkat sendiri tidak melulu merujuk pada benda. Contohnya dalam pengumpulan data customer behavior.

  • Sensor

Sensor akan memindai variabel data yang diinginkan untuk kemudian menerjemahkannya ke dalam bentuk data, umumnya berupa angka.

  • Jaringan

Sesuai namanya, jaringan merupakan hal yang utama dalam IoT. Jaringan mentransmisikan data-data yang dihasilkan oleh sensor.

  • Media penyimpanan

Data-data yang dihasilkan dikumpulkan dalam media penyimpanan. Umumnya media penyimpanan yang digunakan adalah cloud.

  • Software hingga Artificial Intelligence (AI)

Data yang terkumpul dalam media penyimpanan umumnya dikomputasi oleh software untuk menghasilkan output yang diinginkan seperti alert, notifikasi hingga automatic action (contoh penutupan pintu otomatis, penyesuain suhu dan lain sebagainya).

Sederhananya IOT memanfaatkan jaringan, dalam hal ini internet untuk mengumpulkan data-data. Data tersebut dianalisis untuk membantu dalam mengambil keputusan. Nah, demikian informasi mengenai apa dan Konsep IOT. Jika Anda membutuhkan jasa dalam pembuatan teknologi IOT silahkan hubungi ratech nusantara.

Tujuan Penggunaan IOT di Dunia Industri

Seiring dengan tujuan penggunaan IOT di dunia industri. Pekerjaan manusia semakin dipermudah dengan kemajuan teknologi. Tidak hanya dipermudah, namun beberapa teknologi mengurangi keterlibatan manusia. Tujuannya adalah agar pengerjaannya lebih efisien.

Dalam dunia industri dikenal 5M, yakni man, machine, material, money, and method. Era industri 4.0 meminimalisir keterlibatan Man. Digantikan dengan teknologi yang bernama IOT atau internet of things.

Tujuan penggunaan IOT di dunia industri 4.0 salah satunya adalah untuk memperluas konektivitas internet antara benda-benda di sekitar kita dengan aktivitas/pekerjaan secara otomatis melalui pertukaran data yang sangat cepat.

Selengkapnya informasi jelas mengenai IOT di dunia Industri dapat dilihat dalam list di bawah ini!

Tujuan penggunaan IOT di dunia Industri

Teknologi dibuat pasti memiliki maksud dan tujuan spesifik. Begitupun dengan teknologi IOT.

IOT sendiri tujuannya adalah dalam pengumpulan dan transmisi data berbasis jaringan. Lebih spesifik tujuan penggunaan IOT di dunia industri adalah berbasis data dari IOT diharapkan industri dapat bekerja secara efektif dan efisien.

Lebih lengkap, berikut tujuan dari penggunaan IOT dalam dunia industri:

Untuk meminimalisir downtime

Waktu downtime dalam industri memiliki cost yang tidak main-main. IOT dapat meminimalisir downtime dengan memberikan data-data yang relevan dengan downtime. Walaupun bersifat prediksi namun angka tersebut dapat mewakili kondisi ekosistem IOT secara tepat.

Efisiensi produksi

Efisiensi produksi dalam IOT mencakup peningkatan produksi dibarengi dengan mengurangi produk defect.

Melalui perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Total Effective Equipment Performance (TEEP), IoT dapat membantu menciptakan peningkatan produksi dan penghematan jangka panjang.

Adapun defect produk atau barang yang rusak dapat ditekan dengan prediksi kondisi mesin. Prediksi kondisi mesin akan membuat perangkat produksi selalu beroperasi dalam keadaan prima yang mampu menekan risiko gagal produksi. Dengan begitu, proses untuk produksi akan jauh lebih cepat, tepat, dan tidak membuang banyak waktu serta bahan.

Tujuan untuk tindakan preventif

Tujuan dari penggunaan IOT dalam industri adalah untuk membuat tindakan preventif. Tindakan tersebut merupakan hasil dari monitor data yang terpantau secara realtime dan berkelanjutan. Data yang dihasilkan dengan perhitungan tertentu dapat menentukan waktu maintenance, peremajaan hingga kapan waktunya sparepart untuk diistirahatkan.

Meningkatkan keamanan

Melalui integrasi device, IOT dapat memantau indikator kinerja lingkungan kerja. Kesehatan dan keselamatan kerja dipantau secara terus menerus dengan mengandalkan jaringan. Kondisi mesin secara realtime ataupun polusi di sekitar lingkungan kerja dapat segera diketahui oleh sistem sehingga dapat meminimalisir jumlah kecelakaan kerja.

Secara umum IOT dalam dunia industri adalah untuk tujuan efisiensi. Namun jika dikupas lebih lanjut, tujuan dari penggunaan IOT di dunia industri adalah untuk meminimalisir downtime, efisiensi produksi, menentukan tindakan preventif dan meningkatkan keamanan kerja.

Ratech nusantara sebagai salahsatu penyedia jasa iot dan konsultan mesin pabrik dapat membantu Anda.

× Konsultasi klik disini