Pelajari Lebih Dalam Mengenai Fungsi PLC

Fungsi PLC

Mungkin tak sedikit dari Anda yang pernah mendengar kata PLC tapi tak memahami sama sekali fungsi PLC dan definisi dari istilah tersebut. PLC sendiri merupakan singkatan dari Programmable Logic Controller. Ini memiliki arti sebagai program pada perangkat elektronik yang dipakai untuk mengontrol atau mengoperasikan mesin tertentu.

Biasanya PLC sangat bermanfaat terutama dalam bidang industri yang menjadikan pekerjaan menjadi lebih mudah. Cara kerjanya pun bisa dibilang cukup rumit dan ada beberapa fungsinya yang wajib diketahui apabila Anda merasa penasaran dengan cara kerja dari PLC ini.

Apa Saja Fungsi Dari PLC?

Jika merujuk pada banyak hal, kegunaan atau fungsi dari PLC tentu saja bisa dibilang tak terbatas alias ada banyak sekali macamnya. Namun, ketika dipraktekkan sebenarnya ada beberapa fungsi yang paling penting dan telah terbagi menjadi dua kategori yakni fungsi khusus serta fungsi umum.

Fungsi Khusus PLC

Programmable Logic Controller mempunyai sejumlah fungsi khusus. Di antaranya mempunyai peran dalam memberi masukan atau input terhadap CNC alias Computerized Numerical Control. CNC sendiri jika dibandingkan dengan PLC tentu saja tingkat ketelitiannya bisa dibilang sangat tinggi. Sehingga tak heran apabila kebanyakan CNC digunakan dalam proses finishing, moulding dan lain-lain.

Adapun fungsi khusus dari PLC yang lainnya juga ada banyak sekali mulai dari sebagai relay logic, kontrol PID, membuat pembanding. Juga berfungsi sebagai pengunci, pencacah, penambah hingga pengurang, operasi BCD, membuat manipulasi data sampai pengatur waktu dan sejenisnya.

Fungsi Umum PLC

Selain fungsi khusus, ada pula fungsi umum dari Programmable Logic Controller. Serta fungsi umum ini dibagi lagi menjadi dua kategori yaitu monitoring plant serta kontrol sekuensial. Namun, apa yang dimaksud dengan monitoring plant serta kontrol sekuensial ini?

Monitoring plant sendiri menjadikan PLC dapat memonitor atau mengawasi sistem kemudian menampilkannya kepada pihak operator. Monitoring plant juga berhak mengambil suatu tindakan yang memang betul-betul dibutuhkan apabila terjadi masalah dengan proses kontrolnya.

Kemudian tak hanya monitoring plant saja, karena ada pula kategori kontrol sekuensial sebagai fungsi umumnya di mana ini dapat berarti sebagai penjagaan atau langkah agar kontrol sekuensial ini dapat dijalankan sesuai dengan urutannya.

Biasanya dalam kontrol sekuensial ini proses input yang terjadi terbentuk dalam sinyal biner. Nah, sinyal biner tersebut nantinya juga akan dikelola lagi sehingga bisa menjadi sebuah output. Karena fungsinya yang sangat rumit, tentu Anda membutuhkan banyak sekali informasi yang lebih dalam terkait dengan PLC ini agar tidak salah ketika melakukan pengoperasian.

Era modern ini PLC dalam dunia industri sangatlah dibutuhkan. Adanya informasi mengenai fungsi PLC di atas kemungkinan dapat bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui Programmable Logic Controller. Namun jika Anda memerlukan konsultan dalam perakitan program PLC Anda dapat menghubungi ratech nusantara.

2 thoughts on “Pelajari Lebih Dalam Mengenai Fungsi PLC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Konsultasi klik disini